Salsabilla Sastra, Mahasiswi HI Unila Angkatan 2016 baru saja mengikuti pogram My Eternal Footprints 2017 yang diselenggarakan oleh AIESEC in SDUFE di China.

Kegiatan tersebut telah berlangsung di beberapa kota yaitu di Beijing, Qufu, Jinan dari tanggal 19 Juli-17 Agustus 2017.

Project My Eternal Footprints 2017 ini merupakan kegiatan sukarelawan untuk mengajar pada salah satu sekolah yaitu Guanzhuang Cun. Di sekolah tersebut ia mengajar Left Behind Children, left behind children adalah anak-anak yang hanya tinggal dengan nenek atau kakeknya di desa karena orangtua mereka bekerja di kota lain.

Di sekolah itu ia mengajarkan bahasa Inggris dan beberapa keterampilan yang ia milki. “Aku disana selain mengajarkan dasar bahasa Inggris, aku juga ngajarin anak-anak untuk buat bunga dari kertas koran, kemudian bunga-bunga itu kami jual kepada kelompok lain, dan kelompok aku menang” Ujar Salsa.

Selain mengajar, Salsa juga bertemu dengan rekan-rekan Exchange Participants dari berbagai negara yang juga megikuti kegiatan ini. Momen langka ini tak ia lewatkan begitu saja, bertukar pengetahuan tentang budaya masing-masing dari para peserta kegiatan ini, untuk memperkaya wawasan.

Tak lupa Salsa dan kawan-kawan juga mengunjungi beberapa tempat wisata seperti: Great wall dan Forbidden City di Beijing, Confucius Temple dan Confucius Cemetery di Qufu, dan Furong Street di Jinan.

Salsa mengakui, kegiatan ini ia ikuti untuk merasakan kemandirian ketika jauh dari kedua orang tua. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menyadarkan kita untuk terus bersyukur dengan kehidupan yang kita miliki. (Citra)

 

Skip to toolbar