Dua asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Pendidikan Tinggi Dr. R. Dudy Heryadi dan Dr. Edi Santoso mengasesmen PS HI Unila, 2 – 4 September 2017.

Proses asesmen ini adalah visitasi pertama yang dilakukan BAN-PT agar PS HI memeroleh status akreditasi setelah memeroleh ijin pendirian dan operasional minimal 2 tahun berjalan. Ketua Jurusan HI Aman Toto Dwijono, M.H. menjelaskan upaya perolehan status akreditasi ini bertujuan mengetahui capaian pembelajaran di HI Unila dan kesesuaiannya dengan standar yang telah diterapkan BAN-PT. “Hasil dari asesmen bisa menjadi masukan dan saran bagi perbaikan rencana pengembangan kelembagaan, tata kelola lembaga, mahasiswa dan lulusan, sumberdaya manusia, dan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi,”urainya.

HI Unila yang operasional sejak tahun 2013, saat ini sudah memiliki 5 angkatan mahasiswa. “Kami sudah memiliki 12 alumni, satu alumni sudah memeroleh pekerjaan. Lainnya tengah merencanakan lanjut studi dan mencari pekerjaan,”jelasnya kembali. Menurut Aman Toto status akreditasi menjadi salah satu alat ukur untuk memeroleh kredibilitas dari masyarakat mengenai penyelenggaraan pendidikan, dasar pertimbangan masyarakat memilih studi, dan sangat penting bagi masa depan lulusan HI ketika mencari pekerjaan dan melanjutkan studi.

Pada asesmen selama 2 hari tersebut, asesor selain melakukan asesmen terhadap internal lembaga, juga mewawancarai  stakeholder eksternal. Stakeholder eksternal, diantaranya Taufik Hidayat, M.M., M.EP. (Kepala Bappeda Lampung), Dr. Herawati (Yayasan Sahabat Alam), Feri Ferdiyan Yansirona (DPRD Provinsi Lampung),  dan Ade Indrawan (Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung dan pengelola Inkobal). (dwh)

Skip to toolbar